Cara Merawat Mesin Mobil Secara Manual Dengan Baik




Cara Merawat Mesin Mobil Secara Manual Dengan Baik

Merawat mesin mobil secara manual merupakan suatu hal yang wajib dilakukan oleh para pengguna mobil khususnya yang digunakan setiap hari. Dan karena digunakan untuk berkendara setiap hari, mobil semestinya harus selalu dalam keadaan yang sehat atau normal untuk kenyamanan dan keamanan pengendara.

Cara Merawat Mesin Mobil Secara Manual

Cara Merawat Mesin Mobil Secara Manual Dengan Baik

 

     1. Mengecek starter Mobil

Cobalah starter mobil anda, jika starter mobil lemah atau tidak hidup maka terdapat kerusakan didalamnya. biasanya masalah ini disebabkan oleh kurangnya suplai listrik yang diperlukan oleh dinamo. Cobalah mengisi daya atau menggati baterai (Accu).

    2. Mengecek kerja Mesin

Cobalah untuk menghidupkan mesin mobil anda, jika suara mesin tidak setabil bahakan tidak bisa menyala berarti terjadi kerusakan didalam mesin. Ini bisa sebabkan oleh kurangnya pemasokan bahan bakar atau udara. jika sudah begini cobalah anda periksa saringan (filter)dengan cara mencabut filter dan membersihkan dengan kuas atau sikat gigi ataupun alat khusus lainya. Akan tetapi kalau juga tidak berhasil silahkan anda membawa mobil anda kebengkel terdekat.

    3. Penggantian Oli Mesin

Oli merupakan komponen yang sangat penting untuk mendukung kerja mesin agar maksimal, tidak hanya untuk mendukung kerja mesin saja tetapi juga mengurangi gesekan antara kompunen yang satu dan yang lainnya agar tidak cepat aus. Ketentuan mengganti oli biasanya berbeda beda pada setiap jenis mobil, dan pada biasanya penggantian oli mobil ini jika sudah menempuh jaran 3000 – 5000 KM.

Perhatikan juga pemakaian oli power steering. Bila oli power steering sudah habis maka dapat menyebabkan setir mobil menjadi berat dan sangat susah ketika anda mengemudikannya. Salah satu tanda yang paling jelas ketika oli power steering anda mulai habis adalah munculnya bunyi pada pompa ketika mobil anda berbelok. Dan jangan lupa juga mengecek oli rem atau yang sering disebut minyak rem. oli rem harus berada diatara tanda high dan low. Jika sudah menyetuh tanda low sebaiknya anda menambah oli remnya.

   4. Memeriksa Air Radiator (Coolant)

Air radiator sendiri adalah untuk menetralkan panas dalam mesin mobil anda. Maka dari itu anda harus rutin mengecek radiator, jika air raidiator anda kosong, segera isi air radiator anda. Hal ini akan menyebabkan mesin terlalu panas (overheat) sehingga menyebabkan mesin mobil anda rusak. Dan jangan sekali kali mengecek air radiator dalam keadaan mesin menyala.

    5. Mengecek Timing Belt

Timing belt adalah komponen dalam mobil yang berfungsi untuk melanjutkan putaran roda-roda gigi yang dihubungkan ke bagian dalam mesin. JIka anda mendengar suara mendengung atau bising saat mesin menyala maka terjadi kerusakan pada timing belt. Dan jika Kerusakan timing belt yang terus dibiarkan akan menyebabkan timing belt putus sehingga komponen komponen tertentu pada mesin mobil dapat rusak. Selain itu suplay listrik pada akumulator bekerja Kurang Maksimal.

    6. Mengganti Suku Cadang Mesin Yang Asli (Original)

Apabila terdapat kesurakan pada komponen mobil anda, sebaiknya anda segera membawanya kebengkel resmi karena, mobil anda akan titangani oleh mekanik handal dan terpercaya. Jika mekanik menyarankan untuk harus mengganti komponen yang rusak dalam mesin mobil anda, dan pastikan anda mengganti komponen tersebut yang asli (original) agar dapat membuat komponen mobil anda tahan lama.

7. Melakukan Tune Up Secara Berkala

Anda bisa melakuan tune up sederhana sendiri hanya dengan alat Feeler Gauge dan obeng – +, untuk menjaga katup bekerja secara normal. Namun jika anda ingin tune up secara keseluruhan silahkan anda membawa mobil anda kebengkel resmi terdekat anda.

Baca Juga : Pengertian Mesin Pembakaran Dalam Dan Mesin Pembakaran Luar

Nah itulah cara merawat mesin mobil secara manual, jika anda memiliki masalah yang lain seputar otomotif silahkan bertanya melalui kolom komentar yang tersedia dibawah. dan semoga bermanfaat untuk kita semua terimakasih.

 

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*